Mancing di Sungai Bengawan Solo itu susah susah gampang, selain harus menggunakan teknik yang tepat, umpan yang jitu, waktu yang pas juga karena sungai ini adalah masuk dalam sungai terbesar dan terpanjang di Jawa jadi untuk mendapatkan strike perlu persiapan yang matang.
Baca juga >> Waktu Yang Tepat Untuk Memancing
Untuk mendapatkan strike ikan di Sungai Bengawan Solo pemancing lokal tentu sudah hafal dengan kondisi sungai jadi biasanya menghindari hal-hal berikut :
Umprik
Umprik atau meluap adalah ketika debit air sungai naik atau bertambah, hal ini biasanya terjadi saat pintu air bendungan dibuka. Kalau mancingnya di area Sukoharjo-Solo, pintu air bendungannya di wilayah Nguter, Sukoharjo yang diberi nama Bendung Colo. Kalau dibuka biasanya para pemancing memilih tidak melempar umpan karena ikan-ikan juga tidak mau makan dan juga endapan lumpur didasar sungai mabul alias terangkat jadi ikan-ikan memilih unutk bersembunyi,
Para pemancing akan mancing lagi bila sudah selang 1 hari dari dibukanya pintu air karena air sudah agak surut, endapan lumpur juga sudah menep.
Hujan
Penyebab air naik yang kedua adalah hujan, hujan dengan intensitas tinggi membuat debit bertambah sehingga ikan juga tidak mau makan umpan, untuk pemancing sebaiknya menunggu setelah hujan reda minimal 3 hari tidak hujan. Setelah itu biasanya ikan malah tambah rakus-rakusnya namun juga harus sedikit bersabar karena banyak juga sampah atau ranting-ranting pohon yang hanyut sehingga banyak juga nyangkutnya.
Baca juga >> kerja_di_jepang_tanpa_kursus







0 comments:
Posting Komentar